Pedagang Geruduk Kantor Bupati, Tuntutan Pasar Malam HUT RI Terpenuhi

Brebescanal.com – Puluhan pedagang yang biasa berjualan di Pasar Malam HUT RI, menggeruduk Kantor Bupati Brebes, Jumat (5/8/2022). Mereka datang terkait tuntutan pelaksanaan Pasar Malam HUT RI tidak dipindah, dan tetap di Kompleks Stadion Karangbirahi hingga GOR Brebes.

Para pedagang itu tiba di Kantor Bupati Brebes, Jalan P Diponegoro sekitar pukul 09.00. Mereka ditemui Sekda Brebes, Djoko Gunawan dan Ketua Panitia Pelaksana Peringatan HUT Kemerdekaan RI Ke-77 Kabupaten Brebes, Warsito Eko Putro.

Ketua Paguyuban Pedagang Bareng Rukun Rosidi mengatakan, pihaknya mewakili 500 pedagang yang tergabung dalam anggota pasar malam datang untuk meminta agar pelaksanaannya tetap di kompleks Stadion Karangbirahi hingga GOR Brebes. Dari hasil audiensi tersebut, apa yang menjadi aspirasi pedagang telah diakomodir. Artinya, pasar malam tetap dilaksanakan di GOR Brebes. Namun pelaksanaannya dikelola ma diri dan tidak didampingi panitia HUT RI. “Yang jelas, kami berterimakasih karena pasar malam.diijinkan mulai 7-29 Agustus mendatang,” ujarnya.

Ketua Panitia Pelaksana Peringatan HUT Kemerdekaan RI Ke-77 Kabupaten Brebes, Warsito Eko Putro mengungkapkan, berdasarkan hasil audiensi dengan perwakilan pedagang, semua sepakat pelaksanaan pasar malam tetap digelar di kompleks GOR Sasana Adhi Karsa. Namun, sejumlah persyaratannya baik administrasi maupun teknis pelaksanaannya harus dilengkapi terlebih dulu. Termasuk, paparan konsep dan tata letak pedagang dan lokasi wahana permainan.

“Yang jelas, pasar malam diperbolehkan hanya di Kompleks GOR. Tapi, pengelolaan dan teknis pendampingan secara mandiri di luar kewenangan panpel,” ungkapnya saat ditemui wartawan usai audiensi.

Terkait waktu pelaksanaan, lanjut Eko, waktunya dipastikan tidak bersamaan dengan pameran pembangunan dan UMKM. Sebab, paguyuban pedagang pasar malam harus menyiapkan seluruh kesiapan teknis. Seperti, ketersediaan listrik, lahan parkir, ketertiban umum hingga kelancaran arus lalin. Semuanya, murni menjadi tanggung jawab paguyuban pedagang karena terlepas dari pendampingan panpel.

“Tahun ini, tempat pelaksanaannya berbeda. Jika biasanya satu paket, sekarang pameran pembangunan di Islamic Centre. Pasar malam di GOR,” pungkasnya *

(din_red)

Leave a Reply

Your email address will not be published.