Kejari Brebes Usut Kasus Ambruknya Atap Museum Purbakala

Brebescanal.com, Brebes – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Brebes, kini tengah mengusut kasus ambruknya atap bangunan Museum Purbakala, di Desa Galuh Timur, Kecamatan Tonjong, Brebes. Bahkan, surat perintah penyidikan juga sudah turun dan akan segera diproses.

Museum Purbakala itu, dibangun dengan menelan anggaran Rp 752 juta dari APBD Kabupaten Brebes tahun 2021. Atap bangunannya mendadak ambruk pada awal Mei 2022 lalu. Padahal bangunan yang telah selesai dikerjakan tersebut belum diresmikan. Nilai pagu proyek Museum Purbakala sebesar Rp 940.515.000. Sementara dalam proses lelang, proyek itu dimenangkan CV Sakura Grup dengan nilai penawaran Rp 752.400.600.

“Mulai kemarin, 21 Juli 2022, kami dari Kejaksaan Negeri Brebes telah melakukan penyelidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi pada pekerjaan bangunan Museum Purbakala, di Desa Galuh Timur, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes, pada anggaran tahun 2021, yang berada di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Brebes,’ ungkap Kepala Kejari (Kajari) Brebes, Mernawati, usai upacara peringatan Hari Bhakti Adhyaksa ke-62 tahun 2022, Jumat (22/7).

Dalam kasus tersebut, jelas dia, pihaknya telah menemukan peristiwa dalam pekerjaan struktur yang terpasang diduga tidak sesuai dengan spesifikasi standar, sebagaimana dalam kontrak. Sehingga mengakibatkan rusaknya bangunan yang menelan anggaran hingga Rp 752 juta bersumber APBD di tahun 2021 lalu.

“Pekerjaan ini telah selesai dan telah dibayarkan 100 persen. Namun belum lama jadi, bangunan ini mengalami kerusakan, sehingga tidak dapat difungsikan,” jelasnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, tim Kejaksaan direncanakan akan mulai melakukan pemanggilan pihak-pihak terkait, untuk dimintai keterangannya. “Tim penyidik akan bekerja secara maraton, mulai minggu depan. Yakni, melakukan pemeriksaan saksi-saksi dan ahli yang terkait dengan pekerjaan bangunan museum guna kepastian hukum,” pungkasnya.*

(din_red)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.