Tirta Baribis Brebes Raih TOP BUMD Award 2022

Brebescanal.com – Perusahaan Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Baribis Kabupaten Brebes berhasil meraih penghargaan TOP BUMD Award 2022, Rabu (20/4/2022). Prestasi ini diraih karena Perumda Tirta Baribis dinilai mampu mempertahankan nilai kinerja perusahaan di masa pandemi Covid-19, baik dari segi managemen, keuangan maupun pelayanan.

Penghargaan itu diserahkan Dirjen Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Agus Fatoni, kepada Bupati Brebes Idza Priyanti, di Hotel Raffles, Kuningan, Jakarta, Rabu (20/4).

Bupati mengatakan, dengan diterimanya penghargaan itu, berharapkan bisa memacu Pemkab untuk lebih mendukung kemajuan BUMD, dan tidak hanya Tirta Baribis saja tetapi juga BUMD lain yang dimiliki Pemkab Brebes. Di sisi lain, Perumda Tirta Baribis juga harus lebih meningkatkan pelayanannya kepada pelanggan.

“Semoga prestasi ini, menjadi pemantik untuk kemajuan BUMD lain di Brebes, dan masyarakat bisa semakin menikmati pelayanan yang makin berkualitas dari Perumda Tirta Baribis,” ujarnya

Sementara itu, Direktur Utama Perumda Tirta Baribis Agus Isyono, mengungkapkan, perusahaan yang dikelolanya selalu eksis meski dilanda pandemi. Terbukti, tingkat kinerja Perumda Air Minum Tirta Baribis, hasil penilaian kinerjanya sebesar 3,49 di tahun 2020, secara nasional peringkat 48 dan Jawa Tengah peringkat 10 besar berdasarkan dari hasil penilaian Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) sesuai Permendagri No 47 Tahun 1999. “Kalau di tahun 2021, berdasarkan indikator kinerja dari Dirjen Cipta Karya, Kementerian PUPR, Perumda Tirta Baribis memiliki skor 3,4 dengan kategori ‘Sehat’. Tak ayal hal ini pun menjadi pertanda perusahaan kami tetap dapat mempertahankan nilai kinerja secara konstan di point 3,4 walaupun di masa pandemi Covid-19,” ungkapnya.

Sedangkan di tahun 2020 lalu, lanjut dia, Tirta Baribis telah memiliki 40.000 pelanggan. Kemudian, di tahun 2022 ini, naik menjadi 44.000 pelanggan. “Di tahun depan, target kami menambah sambungan 5.000 pelanggan baru dengan sasaran program Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR),” jelasnya.

Menurut dia, pihaknya bertekad meminimalisir tingkat kehilangan air atau kebocoran fisik dan nok fisik yang masih berada di angka 26 persen. Paling tidak Non Revenue Water (NRW) itu, diturunkan hingga 15 persen. Kemudian, berupaya meningkatkan produksi air melalui pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Uleng, SPAM Bendung Kuningan, SPAM Bendung Babakan, Bendung Kabuyutan dan Bendung Kali Tanjung, dengan rata-rata mensuplai air sebanyak 200 liter per detik.

“Saat pandemi, kami melakukan sejumlah trobosan. Di antaranya, menerapkan Standar Prosedur Pelayanan Pelanggan secara offline dan online. Khusus online, kami telah berinovasi melalui, sistem Informasi Pelayanan Publik (Si Pipa). Aplikasi Si Pipa juga telah mengikuti lomba Inovasi Pelayanan Publik dan menjadi juara 2 tingkat Kabupaten Brebes,” katanya.

Lebih lanjut dia mengatakan, di era Pandemi, perusahaannya telah membebaskan bea denda kepada pelanggan selama tiga bulan. “Disamping itu, kami juha memberikan bantuan sembako, menggelar vaksinasi untuk 1000 dosis di Tanjung, bantuan beras dan lain-lain lewat Corporate Social Responsibiltity (CSR),” pungkasnya.

(bc02_red)